• (024) 6723456
  • komputergrafis@stekom.ac.id
  • 08.00 s/d 20.45

Video adalah salah satu media yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi yang menarik untuk masyarakat. Komponen audio visual yang ada memberikan kemudahan pada masyarakat mengetahui suatu informasi. Hal ini menjadi salah satu peluang yang digunakan para pembisnis dalam mengenalkan dan memasarkan produk perusahaan mereka kepada masyarakat luas.

 

Perkembangan teknologi dan multimedia menyebabkan metode pemasaran yang efektif dan efisien juga mengalami perubahan. Pemasaran dan promosi digital menjadi alternatif pilihan yang sangat efektif. Media digital seperti video dan infographics telah menjadi pilihan untuk memberikan informasi menarik seputar perusahaan atau produk kepada masyarakat. Merebaknya smartphone dan media sosial dapat dimanfaatkan untuk memberikan informasi seputar perusahaannya menggunakan Video Company Profile

 

Video Company Profile adalah bentuk lain dari Company Profile dengan format audio visual berupa cuplikan-cuplikan video yang dipercantik dengan tampilan animasi dan grafis, ilustrasi musik yang sesuai narasi, dan menampilkan host bila diperlukan. Company Profile sendiri berisi informasi seputar perusahaan, mulai dari sejarah, visi dan misi, produk jangkauan atau tempat. Selain itu, Video Company Profile juga merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan brand awareness kepada masyarakat yang mana Video Company Profile sendiri dapat diaplikasikan untuk presentasi, marketing tools, kebutuhan dokumentasi, komunikasi, dan publikasi perusahaan secara luas.

 

Mengenal Komponen Penting Pada Desain Company Profile

 

Selain dari bagian identitas perusahaan, company profile juga berguna sebagai alat marketing untuk menjual produk ataupun jasa. Oleh karena itu, agar dapat menarik perhatian calon pelanggan, desain company profile harus diperhatikan. Paling tidak harus bisa mencerminkan citra yang berkelas, profesional, dan mampu menggiring mereka produk atau jasa Anda.

 

Suatu company profile akan terlihat menarik dan meyakinkan jika didukung oleh pembuatan desain yang dibuat oleh para ahli profesional. Desain dirancang oleh seorang yang ahli dan berpengalaman atau melalui creative agency. Ditangan seorang desainer company profile atau creative agency, ia akan memperhatikan komponen penting agar tak menghilangkan ciri khas dan identitas perusahaan. Sebelum dicetak sebagai hasil yang akan disebarluaskan ke pasaran, seorang desainer harus mempelajari lebih lanjut agar mendapatkan ide untuk rancangan desain.

Ada beberapa komponen yang biasanya terlampir di dalam company profile. Diantara keseluruhan komponen tersebut, ada lima elemen yang paling penting untuk dicantumkan didalamnya. Simak ulasan dibawah ini :

 

1. Desain Cover

Sebagai sampul halaman depan, desain yang dibuat harus menarik dan tidak terlalu monoton. Buatlah desain yang sederhana namun tampak profesional dan berkelas.

Dalam membuat desain cover ini, hal yang perlu dicantumkan adalah logo perusahaan selain dari rancangan gambar sampul itu sendiri. Pencantuman logo ini adalah simbol yang penting sebagai bagian yang mencirikan perusahaan. Boleh juga menambahkan tagline di salah satu sisinya.

 

2. Sejarah Perusahaan

Latar belakang atau biasa disebut dengan kolom Tentang Kami (About Us) atas berdirinya sebuah perusahaan dijabarkan dalam komponen ini. Anda dapat menyisipkan gambar desain yang mencerminkan sejarah perusahaan di awal atau diantara narasinya.

Mengenai teks tentang sejarah ini, dapat dijelaskan mulai dari tahun pada awal berdiri tentang bagaimana sebuah perusahaan terbentuk dari nol hingga berkembang dan memiliki cabang di beberapa tempat (jika ada). Dalam komponen ini, boleh juga dicantumkan foto para profil pendiri dan jajaran direksi yang aktif serta berperan penting dalam perusahaan

 

3. Visi dan Misi Perusahaan

Visi dan Misi adalah hal wajib yang dimiliki oleh perusahaan. Keduanya menjadi tolak ukur dalam mencapai hasil serta meningkatkan kualitas dari perusahaan tersebut. Penggambaran visi dan misi dapat disesuaikan dengan desain yang mencerminkan nilai-nilai yang dipegang teguh oleh perusahaan.

 

4. Produk atau Jasa Perusahaan

Apa yang dijual dari suatu perusahaan adalah sumber olahan untuk mendapatkan keuntungan dan penghasilan. Produk ataupun jasa adalah dua jenis pilihan yang dapat diambil untuk kepentingan itu. Jangan lupa juga mencantumkan hal ini dalam company profile perusahaan Anda.

 

5. Kontak Informasi

Agar mudah dihubungi terkait produk dan jasa yang dipromosikan, kontak informasi sebuah perusahaan juga tidak kalah penting untuk dicantumkan. Kontak informasi biasanya berupa nomor telepon, alamat dan cabang perusahaan, email, hingga hotline customer care.

Komponen-komponen tersebut tidak bisa dilupakan begitu saja demi hasil desain yang maksimal dan memuaskan. Desain yang bagus dan rapi serta tidak kaku akan membuat calon pelanggan tertarik untuk membacanya. Dan akhirnya perusahaan Anda akan memiliki citra yang profesional dan berkelas. Namun, dalam pembuatan company profile hendaknya Anda bekerjasama dengan creative agency professional seperti Hanindo. Karena Hanindo dipercaya oleh banyak perusahaan untuk membuat company profile.

 

Perancangan Video Company Profile

 

  • Pra produksi
    • Mengumpulkan data dengan mencari informasi tentang perusahaan.
    • Membuat storyline dan storyboard. Pengertian storyline dan storyboard seperti penjelasan di bawah ini :

 

Storyline menurut Aminudin dalam bukunya yang berjudul about storyline, Storyline merupakan rangkaian cerita yang dibentuk oleh tahapan-tahapan peristiwa sehingga menjalani suatu cerita bisa berbentuk dalam rangkaian peristiwa yang berbagai macam. Alur atau plot ialah struktur rangkaian kejadian dalam cerita yang disusun sebagai sebuah interelasi fungsional yang sekaligus menandai urutan bagian-bagian dari keseluruhan fiksi semi.

 

Storyboard menurut Sargio Paez dalam bukunya yang berjudul Profesional Storyboarding, pengertian storyboard adalah deskripsi pada setiap scene yang bertujuan untuk menjelaskan atau menggambarkan objek multimedia dan perilakukan dengan jelas.

 

    • Diskusi dengan pihak perusahaan untuk mengetahui apakah yang dibuat sudah sesuai dengan kebutuhan dari perusahaan.
    • Revisi dilakukan dengan perbaikan dan penyesuaian kebutuhan dari pihak perusahaan.
    • Persetujuan adalah persetujuan perusahaan dari revisi yang telah dilakukan, sebelum mulai dilakukan proses pengambilan gambar.


  • Proses produksi seperti pengambilan gambar (shooting), dasar dari pengambilan gambar (shooting) adalah storyline dan storyboard yang telah dibuat pada proses pra produksi. Hal ini untuk menjaga konsistensi dari video company profile yang dibuat dan menjaga ketepatan waktu dalam pembuatan video company profile.

  • Pasca produksi yaitu penyusunan klip, pemberian efek, dan rendering menggunakan software pengolah video seperti Adobe Premiere, Corel Video Studio, Pinnacle, dan lainnya.

 Copyright stekom.ac.id 2018 All Right Reserved