• (024) 6723456
  • komputergrafis@stekom.ac.id

Graphic Standard Manual bisa dianggap sebagai cerminan dari sebuah brand. Di dalamnya terdapat visi, misi, dan nilai yang dimiliki oleh suatu brand. Ini juga bisa digunakan sebagai panduan bagi para desainer grafis ketika mendesain visual identity perusahaan.

 

Membangun identitas sebuah brand perusahaan sangatlah penting. Baik digunakan untuk situs web, iklan, poster, kartu nama, seragam, atau untuk stasioneri yang digunakan sehari-hari. Semuanya membutuhkan logo sebagai visual identity.

 

Proses membuat logo ternyata ada banyak langkah yang harus dilakukan sampai pada akhirnya berhasil menciptakan sebuah logo. Tak hanya sampai di situ, ternyata untuk menggunakan logo juga ada aturannya. Misalnya aturan tentang ukuran, warna, jenis huruf, dan lainnya. Bahkan sampai yang sangat detail sekalipun.


Contoh Graphics Standard Manual

 

Graphic Standard Manual dapat digunakan sebagai panduan saat menggunakan logo. salah satu contoh adalah perbandingan tinggi dan lebar logo ketika diperkecil atau diperbesar harus proporsional. Lebih lengkapnya akan dibahas di bawah ini.

 

APA ITU GSM (GRAPHIC STANDARD MANUAL)

 

Dalam jurnal Sugeng Widada, 2008: 92 menjelaskan bahwa Graphic Standard Manual adalah suatu metode yang diterapkan dalam sebuah perancangan media komunikasi sebagai acuan visual identity secara sistematis dan terstruktur dalam menempatkan corporate identity pada setiap media komunikasi yang dibutuhkan. Penggunaan Graphic Standard Manual ini dibuat agar penempatan logo sebagai identity suatu perusahaan dapat tersusun secara sistematis, sehingga tidak terjadi salah persepsi dalam pandangan penerapan logo disetiap media yang digunakan. Ada beberapa bagian penting yang terdapat dalam penyusunan sebuah Graphic Standard Manual yang dijelaskan pada Putrasun, 2011 antara lain, yaitu:

  • Makna logo.
  • Logo Hitam Putih.
  • Logo Grayscale.
  • Logo in Grid.
  • Clear Space Area.
  • Area.
  • Tipografi.
  • Elemen Estetis.
  • Layout.

 

Pengertian lain dari Brand guidelines atau Graphic Standard Manual adalah buku yang berisikan tentang aturan logo, pemilihan jenis font, layout, pattern, dan segala elemen yang digunakan oleh sebuah brand atau perusahaan guna membangun identitas yang kuat. Biasanya aturan ini digunakan sebagai panduan dasar untuk desainer supaya tidak keluar dari jalur alias konsisten dari apa yang terlihat, terdengar, dan terasa dari suatu merek.

 

FUNGSI GRAPHIC STANDARD MANUAL

 

Graphic Standard Manual atau yang disingkat GSM ini memiliki banyak fungsi baik bagi perusahaan ataupun seorang desainer, berikut ini fungsi dari Graphic Standard Manual :

  • Sebagai Cerminan kepribadian sebuah brand atau perusahaan.
  • Lebih mengenal brand atau perusahaanmu lebih dalam.
  • Membangun citra brand atau perusahaan.
  • Membangun kepercayaan klien terhadap sebuah brand.
  • Panduan gaya untuk desainer dalam merancang visual identity.
  • Menjaga konsistensi logo meskipun digunakan pada media yang berbeda-beda.
  • Pengingat jika desainer mengalami stuck ide.

 

TUJUAN GRAPHIC STANDARD MANUAL

 

Tujuan dari Graphic Standard Manual adalah agar para desainer atau pihak yang akan menggunakan logo bersangkutan tidak menglami kesulitan serta untuk menjaga konsistensi logo dalam pengaplikasiannya ke berbagai media seperti kaos, banner, kop surat dan lainnya. Kesalahan pengaplikasian logo sangat fatal dapat mengakibatkan hilangnya citra dan identitas visual dari logo tersebut, memporak-porandakan persepsi masyarakat tentang perusahaan pemilik logo bersangkutan.

 

PENTINGKAH GRAPHIC STANDARD MANUAL

 

Pentingkah membuat Graphic Standard Manual untuk sebuah logo ? Logo mewakili identitas sebuah perusahaan, kesalahan dalam penerapan logo tentu akan berpengaruh pada citra dari perusahaan tersebut. Hal yang sering terjadi akibat tidak mengikuti acuan Graphic Standard Manual adalah logo mengalami perubahan dari segi bentuk awal, warna ataupun komposisi sehingga berimbas pada perbedaan persepsi dan pandangan dimata audiens/masyarakat disetiap media yang digunakan oleh perusahaan, logo menjadi terkesan murah, dan tidak mempunyai nilai yang kuat karena perubahan itu.

 

Sebagai contoh, ketika Anda ingin mencetak sebuh banner ataupun kartu nama sebuah perusahaan ke percetakan, apa yang harus Anda jelaskan kepada pihak perusaahn jika mereka bertanya; Berapa kode warna logo perusahaan tersebut ? Apa nama dan berapa ukuran font yang digunakan dalam logo tersebut ?

 

Semua pertanyaan diatas bisa terjawab jika Anda memiliki Graphics Standard Manual dari logo tersebut. Oleh karena itu sebagai seorang desainer, penting untuk memberikan pemahaman tentang Graphic Standard Manual kepada kliennya karena pada umumnya kebanyakan klien tidak mengerti tentang pedoman identitas.

 

APA SAJA YANG HARUS ADA DALAM GRAPHIC STANDARD MANUAL

 

Ada beberapa bagian penting yang terdapat dalam penyusunan sebuah Graphic Standard Manual antara lain, yaitu :

  • Makna Logo, termasuk arti dan filosofi dari logo, ide/konsep visual, inspirasi logo dan sebagainya
  • Logo Hitam /putih dan Grayscale, tampilan logo dalam 1 warna hitam putih untuk penerapan di media yang minim warna seperti kaos dan lainnya.
  • Logo in Grid.
  • Clear Space Area, margin tulisan, tujuan adanya margin ini sebagai patokan memberi jarak logo dengan elemen visual lainnya dalam sebuah publikasi.
  • Warna, kode warna yang digunakan dalam logo bisa berupa Hex, CMYK, atau RGB.
  • Tipografi, jenis font yang digunakan dalam logo juga font yang disarankan untuk heading, body text.
  • Elemen Estetis.
  • Layout Penerapan Identitas, template atau layout yang seharusnya diterapkan untuk keperluan cetak, lebar tinggi logo untuk ukuran cetak tertentu dalam centimeter sampai pixel, dan semisalnya. Juga termasuk modifikasi layout/susunan logo ketika ditayangkan dalam wujud portrait maupun landscape
  • Incorret Used, beberapa hal yang tidak diperbolehkan dalam penerapan logo, detail-detail modifikasi logo yang tidak diperkenankan alias yang dilarang. Di bagian ini, jangan terlalu aneh-aneh membuat aturan, pastikan larangan yang dibuat mempunyai dasar yang jelas.
  • Stationeries, kelengkapan logo untuk keperluan kantor seperti kartu nama, kop surat, amplop, stempel dan lain sebagainya.



Mock-Up Stasioneri


Ada kalanya perusahaan besar membuat beberapa macam pedoman yang saling terpisah, misalnya pedoman khusus untuk advertising, pedoman khusus untuk signage, pedoman khusus untuk kemasan, semua disesuaikan dengan kebutuhan. Diluar pedoman yang umum ada juga yang mencantumkan tone / tata bahasa perusahaan, signage, seragam karyawan, desain interior dan eksterior gedung, display untuk pameran, kemasan produk, gift dan lain-lain. semua tergantung dari kebutuhan perusahaan, besar kecilnya perusahaan, budget dan banyak lagi faktor lainnya.


Berikut ini contoh Graphics Standard Manual :

1. Wonderful Indonesia, lihat disini.

2. Pedoman Identitas Visual 73TH Kemerdekaan RI Final Publik(AsianGames), lihat disini.

 Copyright stekom.ac.id 2018 All Right Reserved