• (024) 6723456
  • komputergrafis@stekom.ac.id
  • 08.00 s/d 20.45

Warna sangat berfungsi dan berperan sangat banyak dalam sebuah desain. Namun demikian saat kita memilih sebuah warna, kita perlu berhati-hati dengan efek-efek yang dipilih. Desainer harus memperhatikan komposisi warna yang akan digunakannya dalam membuat karya desain karena warna dapat mengidentifikasi tema dari situs itu.

Untuk mencapai desain warna yang efektif bisa dimulai dengan memilih warna yang merepresentasikan tujuan dari situs. Palet warna yang akan kita buat sebaiknya cocok dengan pribadi  dan tujuan situs. Warna harus match dengan isi situs, tetapi juga harus sesuai dengan budaya pengunjung.

Dalam memilih warna, hindari kombinasi yang kurang baik, yang bisa menghasilkan warna yang menyilaukan, kabur, atau tidak terlihat, yang mengkibatkan teks tidak terbaca, navigasi tidak terpakai, elemen tidak terlihat, dan lain sebagainya. (Suyanto, 2009)

Aspek Psikologi Warna

Warna mempunyai emosi yang melekat, yang bisa ditimbulkan dengan memperlihatkan keseresaian warna dengan cara yang benar. Berikut ini makna yang terkandung di dalam warna : (Suyanto, 2009)

WARNA

MAKNA POSITIF

MAKNA NEGATIF

KETERANGAN

Kekuatan, energi, tenaga, hasrat, cinta, keberanian/patriot, agresif, kemerdekaan.

Bahaya, perang, revolusi kekejaman, kekerasan/anarki, siksaan, api, darah, iblis.

Warna merah kadang berubah arti arti jika dikombinasikan dengan warna lain.

Kewanitaan, feminine, sensual, emosi, warna tubuh, keremajaan (masa muda)

Naif, kelemahan kekurangan

Sering menjadi warna symbol kaum hawa, karena sifatnya yang menggambarkan feminisme.

Kehangatan, semangat, ceria, keseimbangan, musim gugur, menimbulkan getaran

Meminta, mencari perhatian

Menekankan sebuah produk yang tidak mahal.

Sinar matahari, emas, kejayaan, keberuntungan, kehidupan.

Tidak jujur, pengecut, cemburu, iri hati, penghianatan, penipuan, kebohongan, resiko, sakit.

Kuning adalah warna keramat dalam agama Hindu

Alam, lingkungan hidup, pertumbuhan, stabil, santai, kesuburan, harapan , segar, simpati, muda, sehat.

Kecemburuan,  nasib buruk, iri  hati, dengki, licik, gila.

Warna hijau tidak terlalu sukses untuk ukuran global.

Kepercayaan, kesetiaan/pengabdian, ketenangan, kedamaian, ketulusan, kesejukan, air/laut, awan, langit, harmoni, kebersihan, konservatif, percaya diri, penyembuhan, ningrat, tidak bersalah, adil, berpikir,konsisten.

Kesedihan, dingin, depresi, penurunan vitalitas, basi, keraguan.

Banyak digunakan sebagai logo bank di Amerika Serikat untuk memberikan kesan ‘kepercayaan’

 

Kebangsawanan, kaisar, perubahan, spritual, cinta kebenaran, sabar, nostalgia.

Kesombongan, keangkuhan, kejam, kasar, duka cita

Warna ungu sangat jarang ditemui di alam. Paduan warna merah dan biru.

Tanah, bumi, alam, natural, netral, hangat, keamanan, perlindungan.

Tumpul, kotor, tandus, miskin, membosankan.

Kemasan makanan di Amerika sering memakai warna coklat dan sangat sukses,  tetapi di Kolumbia warna coklat untuk kemasan kurang begitu membawa hasil.

 

Modern, cerdas/ intelektual, bersih, kokoh, tenang, seimbang, masa depan, bijaksana.

Umur tua, kesedihan, bosan, kuno, lamban, lemah

Warna abu-abu adalah warna yang paling gampang/mudah dilihat oleh mata.

Kesucian, kebersihan, steril, jujur, kemurnian, kesederhanaan, damai, kebaikan, disiplin, perawan, perkawinan, musim dingin, musim salju, malaikat.

Kematian (Negara timur), dingin, mandul, steril, klinik, hampa.

Di Amerika putih melambangkan perkawinan (gaun pengantin berwarna putih), tapi di banyaak budaya Timur (terutama India dan Cina), warna putih melambangkan  kematian.

Kekuatan, keanggunan, kemewahan/elite/ berkelas, misteri, kecanggihan, kemakmuran, kepuasan, pengalaman, keras, kokoh, sangat kuat.

Kematian , (budaya Barat), takut, setan, jahat, dosa, kesedihan, duka cita, marah, anonim, penyesalan.

Melambangkan kematian dan kesediahan di budaya Barat. Sebagai warna keemasan, hitam melambangkan, keanggunan, kemakmuran dan kecanggihan.

 

Kegunaan warna

a.    Menegaskan elemen yang dianggap penting

b.    Menarik perhatian

c.    Membimbing pembaca untuk menentukan daerah mana yang seharusnya lebih dahulu dibaca

d.   Menghubungkan satu elemen dengan elemen yang lain

e.    Mengatur informasi yang ditampilkan

f.     Menentukan bagian-bagian yang berbeda dari sebuah grafik

g.   Mengelompokkan atau memisahkan elemen yang satu dengan yang lain

h.   Membangkitkan respons yanag emosional.

 

Jenis Warna

a.    Warna Primer

Warna primier tidak bias dibuat dengan mencampurkan warna lain, warna ini berdiri sendiri. Warna primer terdiri atas merah, kuning, dan biru.

b.    Warna sekunder

Warna sekunder dibuat dengan mengkombinasikan dua warna primer. Warna sekunder terdiri atas orange, hijau dan ungu

c.    Warna Tesier

Warna tesier dibuat dengan mengkombinasikan warna primier dengan perbatasan warna ekunder. Warna  tersier terdiri atas kuning-hijau, kuning –orange, merah-orange, merah-unggu, biru-ungu dan biru-hijau.

 

Metode Pemilihan Warna

Keharmonisan didefisinikan sebagai bagian dari susunan yang menyenangkan. Keharmonisan adalah sesuatu yang menyenangkan dan memanjakan mata, menarik hati dan memberikan  kesan dan perasaan yang mendalam.  Metode untuk memilih warna yang serasi adalah sebagai berikut :

a.    Metode Warna Beruntun

b.    Metode Warna Berlawanan

c.    Metode Warna Segitiga

d.   Metode Warna Memudar

e.    Metode Warna Kombinasi

f.     Metode Warna Hangat

g.   Metode Warna Dingin

 

 Copyright stekom.ac.id 2018 All Right Reserved